Jl. Intan Raya No.1, Sambiroto, Semarang Telp: (024) 6724581 Fax: (024)6724581
Cari Blog Ini
Rabu, 04 Januari 2012
Selasa, 03 Januari 2012
penyebab wanita pikun
WASHINGTON - Hormon Adiponectin yang berasal dari lemak jeroan berperan memicu perkembangan segala penyebab demensia dan penyakit Alzheimer pada perempuan, demikian menurut penelitian yang disiarkan melalui dalam jaringan oleh Archives Neurology pada Senin (2/1).
Peneliti Thomas van Himbergen serta mitranya dari Pusat Penelitian Nutrisi Manusia menyangkut Usia di Universitas Tuft menemukan tingkat glukosa, insulin dan albumin terglikasi beserta protein bereaktif C serta lipoprotein yang mengandung phospholipase A2 dan adiponectin di plasma penderita saat pemeriksaan dua tahunan yang ke-19 sejak 1985 hingga 1988 di Penelitian Jantung Framingham.
Sebanyak 840 pasien yang terdiri dari 541 perempuan dengan rata-rata usia 76 tahun diamati selama 13 tahun. Selain itu peneliti memantau gejala perkembangan penyakit Alzheimer serta segala penyebab demensia pada pasien itu. Selama masa pemeriksaan, 159 pasien mengalami demensia termasuk 125 kasus penyakit Alzheimer.
Setelah penyesuaian faktor demensia lainnya seperti usia, perubahan berat tubuh dan kurangnya plasma asam docosahexaenoic, hanya adiponectin yang mempengaruhi peningkatan segala penyebab demensia dan Alzheimer pada perempuan.
"Sudah diketahui bahwa tanda dari insulin adalah ketidakfungsiannya pada otak pasien yang mengalami Alzheimer dan karena adiponectin meningkatkan kesensitifan insulin maka seorang penderita harus mendapatkan tindakan khusus guna mencegah penurunan kognitif," kata peneliti dalam laporannya.
Peneliti, berdasarkan data yang ditemukan, menyimpulkan bahwa tingkat adiponectin meningkatkan resiko demensia dan penyakit Alzheimer pada perempuan.
Menurut situs Alzheimer's Association, www.alz.org, Alzheimer merupakan sejenis masalah demensia yang berkaitan dengan ingatan, tingkah laku, dan cara berpikir.Gejala biasanya berkembang secara perlahan dan semakin memburuk hingga mempengaruhi pekerjaan sehari-hari.
Sejumlah tanda manusia terjangkit Alzheimer terdiri dari hilangnya ingatan atau cepat lupa, susah berpikir, kesulitan mengerjakan pekerjaan sehari-hari, kebingungan ruang dan waktu, bermasalah dalam penglihatan dan jarak pandang serta bermasalah dalam berbicara atau penulisan.
Selain itu, salah meletakan suatu barang, lambat mengambil keputusan, serta menjauh dari sosialita dan perubahan sikap serta emosi juga menjadi gejala Alzheimer. Situs tersebut menyarankan kepada warga yang memiliki gejala tersebut untuk menemui psikiater atau dokter kejiwaan sebelum penyakit bertambah parah.
sumber : republika.co.id
Peneliti Thomas van Himbergen serta mitranya dari Pusat Penelitian Nutrisi Manusia menyangkut Usia di Universitas Tuft menemukan tingkat glukosa, insulin dan albumin terglikasi beserta protein bereaktif C serta lipoprotein yang mengandung phospholipase A2 dan adiponectin di plasma penderita saat pemeriksaan dua tahunan yang ke-19 sejak 1985 hingga 1988 di Penelitian Jantung Framingham.
Sebanyak 840 pasien yang terdiri dari 541 perempuan dengan rata-rata usia 76 tahun diamati selama 13 tahun. Selain itu peneliti memantau gejala perkembangan penyakit Alzheimer serta segala penyebab demensia pada pasien itu. Selama masa pemeriksaan, 159 pasien mengalami demensia termasuk 125 kasus penyakit Alzheimer.
Setelah penyesuaian faktor demensia lainnya seperti usia, perubahan berat tubuh dan kurangnya plasma asam docosahexaenoic, hanya adiponectin yang mempengaruhi peningkatan segala penyebab demensia dan Alzheimer pada perempuan.
"Sudah diketahui bahwa tanda dari insulin adalah ketidakfungsiannya pada otak pasien yang mengalami Alzheimer dan karena adiponectin meningkatkan kesensitifan insulin maka seorang penderita harus mendapatkan tindakan khusus guna mencegah penurunan kognitif," kata peneliti dalam laporannya.
Peneliti, berdasarkan data yang ditemukan, menyimpulkan bahwa tingkat adiponectin meningkatkan resiko demensia dan penyakit Alzheimer pada perempuan.
Menurut situs Alzheimer's Association, www.alz.org, Alzheimer merupakan sejenis masalah demensia yang berkaitan dengan ingatan, tingkah laku, dan cara berpikir.Gejala biasanya berkembang secara perlahan dan semakin memburuk hingga mempengaruhi pekerjaan sehari-hari.
Sejumlah tanda manusia terjangkit Alzheimer terdiri dari hilangnya ingatan atau cepat lupa, susah berpikir, kesulitan mengerjakan pekerjaan sehari-hari, kebingungan ruang dan waktu, bermasalah dalam penglihatan dan jarak pandang serta bermasalah dalam berbicara atau penulisan.
Selain itu, salah meletakan suatu barang, lambat mengambil keputusan, serta menjauh dari sosialita dan perubahan sikap serta emosi juga menjadi gejala Alzheimer. Situs tersebut menyarankan kepada warga yang memiliki gejala tersebut untuk menemui psikiater atau dokter kejiwaan sebelum penyakit bertambah parah.
sumber : republika.co.id
KatarakKongenital
Katarak kongenital adalah perubahan pada kebeningan struktur lensa mata yang muncul pada saat kelahiran bayi atau segera setelah bayi lahir. Katarak jenis ini dapat terjadi di kedua mata bayi (bilateral) maupun sebelah mata bayi (unilateral). Keruh/buram di lensa terlihat sebagai bintik putih jika dibandingkan dengan pupil hitam yang normal dan dapat dilihat dengan mata telanjang. Dapat muncul dengan sporadic, atau dapat juga disebabkan oleh kelainan kromosom, penyakit metabolis (galaktosemia), infeksi intraurin (rubella) atau gangguan penyakit maternal selama masa kehamilan.


Apa yang menyebabkan katarak kongenital?
Pemeriksaan
Perawatan

Prognosis
Pencegahan
Sekitar 0,4 persen dari seluruh kelahiran, katarak kongenital ditemukan. Tidak semua katarak kongenital membutuhkan pembedahan, tetapi lebih banyak yang perlu melakukannya. Katarak yang hanya sisi peripheral/pinggir dari lensa dapat tidak membutuhkan pembedahan, karena pengelihatan utama tidak terhalangi. Begitu pula dengan katarak yang amat kecil tidak membutuhkan pembedahan.
Apa yang menyebabkan katarak kongenital?
Katarak yang memperkeruh lensa normal biasanya terkait dengan proses penuaan. Tetapi katarak kongenital muncul pada bayi baru lahir karena berbagai alasan seperti keturunan (genetik), infeksi, masalah metabolism, diabetes, trauma (benturan), inflamasi atau reaksi obat,
Sebagai contoh, pengggunaan anti biotik tetracycline yang biasa digunakan pada perawatan infeksi pada ibu hamil telah menunjukkan menyebabkan katarak pada bayi baru lahir. Katarak kongenital juga muncul jika, selama masa kehamilan, ibu bayi menderita infeksi seperti campak atau rubella (penyebab paling lazim), rubeola, chicken pox, cytomegalovirus, herpes simplex, herpes zoster, poliomyelitis, influensza, virus Epstein-Barr, sifilis, dan toxoplasmosis.
Bayi yang telah tumbuh dan anak-anak dapat didiagnosa menderita katarak, yang dikenal dengan pediatric cataract (katarak pada anak), karena alasan serupa. Bagaimanapun, trauma terkait dengan kejadian seperti pembesaran mata merupakan penyebab utama (40% dari kasus katarak pada fase anak-remaja). Pada 33% dari kasus pediatric cataract , anak-anak dilahirkan dengan katarak kongenital yang sudah didiagnosa sebelumnya.
Pada katarak yang diturunkan dan bentuk lain dari katarak kongenital, ketidaknormalan dapat muncul sebagai pembentukan protein yang penting untuk transparansi dari lensa natural. Katarak kongenital ini harus diangkat, karena ini dapat menghalangi pusat pengelihatan.
Jenis Katarak Kongenital
Pembentukan katarak yang lazim antara lain seperti:
- Anterior polar katarak terlihat jelas, terletak di bagian depan dari lensa mata dan biasanya terkait dengan sifat bawaan.
- Posterior polar katarak juga terliha jelas, tetapi muncul di bagian belakang lensa mata.
- Nuclear cataract muncul di bagian tengah lensa. Merupakan jenis katarak yang lazim pada pembentukan katarak kongenital.
- Cerulean cataracts biasanya ditemukan di kedua mata bayi dan dibedakan dengan bintik kecil dan kebiruan pada mata. Cerulean cataracts terkait dengan keturunan/genetik.
Katarak kongenital dan masalah terkait lainnya
Tanpa intervensi yang segera, katarak kongenital dapat memicu terjadinya “mata malas” atau amblyopia. Keadaan amblyopia ini kemudian memicu masalah lain seperti nystagmus, strabismus, dan ketidakmampuan untuk menyempurnakan gambaran terhadap objek.
Masalah-masalah di atas sangat mempengaruhi kemampuan belajar, kepribadian, dan penampilan, lebih jauh lagi mempengaruhi seluruh kehidupan anak. Karena alasan ini dan banyak lagi lainnya, pastikan mata anda diperiksa dengan rutin dan sesegera mungkin setelah bayi anda lahir.
Pemeriksaan
Pemeriksaan mata yang menyeluruh oleh seorang dokter ahli mata (opthamologist) dapat mendiagnosa dini katarak kongenital. Pemeriksaan untuk pencarian penyebab, dapat membutuhkan pemeriksaan dari dokter yang berpengalaman di bidang kelainan genetik dan test darah, atau dengan sinar X.
Perawatan
Katarak yang mempengaruhi pengelihatan akan membutuhkan pembedahan pelepasan katarak, diikuti dengan implan lensa buatan intraocular lense (IOL).
Hal-hal yang dipertimbangkan terkait kapan waktu yang tepat untuk melasanakan operasi terkait dengan pertimbangan komplikasi yang mungkin muncul apabila tidak segera dilakukan pembedahan, seperti munculnya high intraocular (internal) eye pressure (IOP) yang lebih dikenal dengan glaucoma sekunder. IOP yang tinggi dapat muncul jika katarak terkait dengan cacat pada struktur aliran keluar kelembaban di dalam mata. Penggunaan anestesi untuk pembedahan pada bayi baru lahir juga dipertimbangkan sebagai faktor keselamatan.
Di sisi lain, operasi katarak dibutuhkan sesegara mungkin untuk memastikan bahwa pengelihatan cukup jelas sehingga memungkinkan perkembangan normal dari sistem indera pengelihatan bayi. Beberapa ahli mengatakan waktu yang optimum untuk pembedahan katarak adalah antara enam minggu hingga tiga bulan sejak kelahiran bayi. Pastikan berdiskusi tentang aspek-aspek yang perlu diperhatikan tentang kapan waktu pelaksanaan bedah katarak dengan dokter bedah mata.
Rehabilitasi pasca operasi dengan kaca mata, lensa kontak, atau keduanya biasanya diibutuhkan untuk meraih hasil terbaik.
Terdapat juga beberapa opini apakah lensa buatan harus dimasukkan dengan pembedahan pada mata bayi yang membutuhkan pembedahan katarak, karena mengingat bahwa pertumbuhan dan perkembangan mata yang normal dapat terhambat. IOL (intra ocular lense) sebaiknya juga diganti seiring pertumbuhan dan perubahan mata anak, bukan karena sejumlah perbedaan pada ukuran mata, tetapi karena sering munculnya kesalahan refraksi atau pengelihatan.
Pada kasus tertentu, lensa kontak terpasang dengan baik pada permukaan mata (kornea) biasanya berguna untuk mengembalikan pengelihatan setelah lensa alami diangkat dengan pembedahan. Selain itu, kaca mata dapat membantu pengelihatan sebagai pengganti dari lensa buatan atau lensa kontak.
Karena agak sulit meyakinkan anak yang masih kecil untuk mau menggunakan lensa kontak, Anda dapat mencoba beberapa strategi ini:
· Pakaikan lensa kontak ketika anak anda sedang tidur. Jika Anda menggnakan lensa yang dapat digunakan jangaka panjang, proses ini hanya membutuhkan seminggu atau sebulan sekali untuk dilakukan.
· Jika anak anda menggunakan kacamata, pastikan bahwa anda dan anggota keluarga yang lain sering memberi pujian tentang penampilan.
· Jika Anda orang tua dan tidak membutuhkan kaca mata, mempertimbangkan menggunakan kaca mata normal dapat menginspirasi anak untuk meniru Anda.
· Pertimbangan penggunaan gagang kaca mata yang lentur dan pas di gunakan di belakang telinga untuk meyakinkan kaca mata anak anda tidak rusak, hilang atau mudah terlepas.
Prognosis
Bedah pelepasan katarak dengan penggantian IOL dilakukan dengan rutin dan umumnya menunjukkan hasil yang memuaskankan.
Pencegahan
Jika anda memiliki riwayat keluarga dengan kelainan bawaan yang menyebabkan katarak kongenital, sangat dianjurkan melakukan konseling dengan ahli dokter yang berpengalaman di bidang genetika.
Sumber:
http://www.allaboutvision.com/conditions/congenital-cataracts.htm
Rabu, 21 Desember 2011
Minggu, 18 Desember 2011
workshop pedoman mutu
Dalam rangka meningkatkan kualitas terbaik maka diperlukan adanya dokumen tertulis yang bergaris besar penjelasan tentang suatu perguruan tinggi dalam memahami, merancang dan melaksanakan SPMI dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi kepada masyarakat sehingga terwujud budaya mutu pada perguruan tinggi. berisi penjelasan mengenai latar belakang, tujuan , strategi, prinsip dan arah PT untuk menjamin dan meningkatkan mutu dalam setiap kegiatan
Selasa, 04 Oktober 2011
wisuda ke XXIX Stikes Karya Husada Semarang
selamat dan sukses atas wisuda ke XXIX- 4 oktober 2011 STIKES Karya Husada Semarang.
*PRODI S1 KEPERAWATAN
*PRODI DIV KEBIDANAN *PRODI DIII KEBIDANAN
*PRODI DIII KEPERAWATAN
*PRODI S1 KEPERAWATAN
*PRODI DIV KEBIDANAN *PRODI DIII KEBIDANAN
*PRODI DIII KEPERAWATAN
Kamis, 08 September 2011
Idul Fitri
Seluruh Karyawan, Yayasan dan civitas academica STIKES Karya Husada Semarang mengucapkan selamat hari raya idul fitri, minal a'idin fal faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Semoga dihari nan fitri ini kita jadikan tonggak kebangkitan menjadi insan yang lebih baik dan terus meningkat dalam kinerja kerja serta tak lupa ibadah pada Tuhan Yang Maha Kuasa. serta perbanyak syukur.
editor blog : jamil
Langganan:
Postingan (Atom)




